Another Epic Love story (in the age - maksud gw dimasa nya) yang dulunya selalu gw liat pas waktu SMP-SMA kalo ga salah (udah lama jadi lupa detailnya). Vids yang disponsori oleh LINE ini mengambil cukup perhatian dari kalangan Netizen di Indonesia (ga tau sih kalau di luar juga iya). Ah sebenernya gw ga mau mengomentari sih tentang AADC nya atau tentang jalannya cerita tapi gw mau ngomentari - komentar yang mengomentari tentang Vids Rangga dan Cinta.
1. Kalau dilihat di komentar pertama, "Rangga bisa jadi ga punya waktu buat (make a call, meet, dinner, or so) Cinta" but I think that's not the point. Gw pikir a man should have always able to make a time for his family especially for the one whom he share his life with (oke acak adul deh bahasa inggris gw, biarin!) So Make Time Rangga! Be brave and brace yourself to make a time! even just one minute just to search (kepo) her in Mbah Google's hope that someday you may find her (address, phone number, home number, friend who can help you to find her, or so) It is not wise just to say you dont have a time more that other reason.
2. SKYPE Bang, elah! kalau ga tau ID nya ya dicari gan makanya, pake teknik pintu doraemon, nyambung nyambung dari temen ke temen sampe nanti akhirnya nyambung deh ke telepon rumah si target. Bisa kali telpon aja ga usah terbang terbang ke Indo apalagi bekasi kan jauh bang.
3. Gw selalu percaya tentang petunjuk semesta, bahwa ada beberapa orang entah itu karena memang mereka spesial atau menyedihkan mendapatkan apa yang namanya "Natural Order". Gw udah membuktikannya beberapa kali, entah itu ditempat makan, di area konser, bahkan sampe di luar tempat biasanya (yang lo hampir sama sekali ga mungkin banget ketemu sama siapa yang lo pengen ketemu - beh panjang noh alasan), but somehow you both met. Petunjuk alam terkadang mempersatukan dua hal dari masing-masing sisi mata koin:
Right Person in the Wrong Moment: Buat si Cowok yang ga berani ngomong duluan atau belum berani (mungkin)
Right Moment but with Wrong Person: Buat si Cewek yang mungkin ga sabaran (She cant live without love or she doesnt want to be alone or so) atau mungkin dianya sendiri yang juga udah terlanjur kesel karena doi pikir si cowok ga punya nyali (cieile pengalaman banget)
4. Being hurt it is okay, but affraid of being hurt that was a different story.
Kalau alasannya adalah menjaga perasaan Cinta daripada perasaannya sendiri, I think that wise enough. tapi kalau hanya karena doi takut perasaanya sendiri hancur dan ga bisa move on then you dont even worth for a second chance. You are man and a man withstand all the pain even if you have to lost your heart and humanity (woh serem). It is okay if you dont want to hurt somebody, but it is not wise to be affraid for something you dont want to bear. Cinta selalu berpasangan dengan benci yang berujung pada ketidakpedulian dan sakit hati, kalau lo ga mau salah satunya, maka lo ga bisa memiliki salah satu yang lain diantaranya.
5. Nah ini yang kadang gw sebel sama cewek (oke gw offensif soal gender). I just chat her and you-must-wait-till-one-day-delivery (udah kayak kirim barang pake pos, gills) responnya juga lamak kali nunggunya. Gw tau sebagian besar cowok brengsek juga ada yang begitu apalagi di read doang itu mah bangke sih (kalo urgent matter - sikat aja deh). Tapi kalau emang penting sih call aja, ga usah malu-malu walau kemaluan lu segede magnum, simpan kemaluan di tempat yang tepat #ehkayaknyaadayangsalahdeh
6. Ga ada usahanya? Yaudah, perempuan ya begitu . . . . tamat
7. Bahahahah in the real life yes, but in the novel or such a film there is no such an obstacle. Semua yang ada di film terlalu perfect dan terlalu bersih bahkan terkadang memaksa kita menutup aspek rasionalitas dan bla bla bla. Too good to be true! But that's a life
8. Yah kalau udah punya cewek ngapain chat dan ngebet ketemu dah, mau reunian lagi? #bunuhhayatidirawarawabang
9. Bekasi? Hm. . . kayak kenal (no offense)
10. Yaa, balik lagi ke pasal 2 deh, pintu doraemon.
11. Mungkin 12 tahun lagi, yah kalau nunggu segitu lamanya sih keterlaluan juga, eh tapi di pasal terakhir . . .
12. "Cinta memang tak pernah tepat waktu"
Cinta memang tak pernah tepat waktu
Detik tidak pernah melangkah mundur
tapi kertas putih itu tetap ada
Waktu tidak pernah berjalan mundur
dan hari tidak pernah terulang
tapi, pagi selalu menawarkan cerita yang baru
Untuk semua pertanyaan yang belum sempat terjawab . . . .
Konspirasi Cinta by Puthut EA (Eh judul aslinya "Cinta memang tak pernah tepat waktu")
Personal Comment Rangga dan Cinta
Kamu yang besar di era 90-an pasti kenal dengan film Ada Apa Dengan Cinta (AADC). Film yang jadi tonggak kebangkitan film remaja di Indonesia ini memang fenomenal. Tak hanya menyedot jutaan penonton, Rangga dan Cinta juga jadi ikon cinta anak muda ’90-an. Cerita cinta mereka akan selalu tertinggal di hati kita.
Kemarin, Rangga dan Cinta kembali ke tengah kita lewat sebuah video pendek yang disponsori oleh aplikasi chatting. Di video itu, akhirnya cerita Rangga dan Cinta tak lagi menggantung. Apakah kamu gemas pada Rangga karena “menelantarkan” Cinta 12 tahun lamanya?
Nah, dibawah ini mungkin bisa jadi alasan di balik keputusan Rangga untuk tidak menghubungi Cinta selama 12 tahun, seperti yang dikutip dari hipwee.com
1. Bisa Jadi Rangga Memang Tak Punya Waktu. Makanya Dia Baru Menghubungi Cinta Setelah 1 Dekade Lebih
Barangkali, Rangga sibuk
Adalah cinta yang mengubah jalannya waktu.
Denganmu, dan rindu
untuk membalik masa.
Potongan puisi itu membuka mini drama Ada Apa Dengan Cinta yang menghebohkan internet dan jejaring sosial. Jika mau ditilik dari makna puisinya, sebenarnya Rangga masih menyimpan rasa pada cinta. Tapi waktu dan keadaan memang membuat mereka tidak punya kesempatan untuk bersama.
Rangga tampak sangat sibuk di film pendek AADC. Pekerjaan yang berhubungan dengan kamera terlihat memakan banyak waktunya. Saat seseorang super sibuk, kadang-kadang perasaan memang bisa terlupakan ‘kan? Mungkin Rangga masih menyimpan perasaan pada Cinta, tapi waktunya memang benar-benar habis untuk megurusi pekerjaannya.
2. Rangga yang Sekarang Jadi Super Irit
Ya kangen sih, tapi tiketnya mahal….
Tiket PP New York-Jakarta bisa menghabiskan 17-20 juta. Nah lho, kalau ada yang gratisan dari kantor — kenapa harus bayar?
3. Buku “Aku” yang Jatuh Tepat Saat Rangga Sedang Packing Membangkitkan Kenangan Lama
KONSPIRASI INI! KONSPIRASI!
Atau…..bisa jadi malah Rangga sebenarnya tidak berniat menghubungi dan mencari Cinta. Tapi….semua berubah setelah buku Aku karangan Chairil Anwar jatuh di dekat kakinya, tepat saat dia sedang packing.
YA AMPUN! INI PASTI PETUNJUK SEMESTA BAHWA AKU HARUS KETEMU CINTA!
Mungkin itu yang ada di pikiran Rangga.
4. Kenapa Baru Menghubungi? Karena…..Rangga Takut Sakit Hati
Mungkin, Rangga takut sakit hati
Kamu yang gemas karena Rangga tampak tidak melakukan apa-apa selama 12 tahun, coba ngaca deh.
Deg-deg an gak kalau mau ketemu sama mantan?
Takut nggak bisa move on nggak kalau ketemu mantan pacar lagi setelah puluhan tahun? Apalagi kalau mantannya secakep Mb Dian Sastro.
Rangga cuma mau dimengerti, guys. Dia takut sakit hati. Udah gitu aja.
5. Dulu Rangga Pernah Menghubungi Cinta Via WhatsApp, Tapi Cewek Zaman Sekarang Emang Hobinya Nge-read Doang Kebiasaan cewek sekarang
Kebiasaan cewek sekarang
Relationship 2.0:
Chat cuma di-read adalah setinggi-tingginya level PHP. #sabda
Siapa yang tahu coba, kalau dulu Rangga pernah menghubungi Cinta via Whatsapp tapi gak dibalas? Apalagi dulu Whatsapp belum ada centang birunya, jadi nggak tau kalau udah dibaca atau belum.
EH, NGELANTUR YA?
Yeah, gak ada yang tahu ‘kan — jangan-jangan Rangga takut menghubungi Cinta karena selama ini chat-nya gak pernah dibalas, cuma dibaca aja.
6. Cinta-nya Juga Nggak Ada Usaha. Dia Terlalu Sibuk Dengan Hidupnya
Cinta juga sibuk dengan hidupnya
Cewek tidak selalu benar. Bisa jadi Rangga malas menghubungi Cinta karena Cinta-nya juga nggak ada usaha. Rangga sibuk kerja, Cinta sibuk kerja. Yaudah…
7. Rangga Khawatir, Jangan-Jangan Cinta Sudah Punya Suami?
Malesin kan kalau begini?
Nah loh, nah loooh….nggak ikut-ikut~
8. Atau, Malah Rangga yang Udah Punya Pacar…..
Siapa yang tahu kalau ini bukan pacarnya Rangga?
Cowok semisterius Rangga bisa banget punya pacar tanpa harus kelihatan. Lagian, apalah arti rakyat jelata macam kita yang gak pernah move-on dari dia selama puluhan tahun.
Satu-satunya cewek yang kelihatan dekat sama Rangga di film pendek itu adalah cewek ini dan cewek yang nge-LINE Rangga untuk mengabarkan kalau dia harus pergi ke Bangkok dan ke Jakarta. Siapa yang tahu kalau mereka bukan cuma sekedar rekan kerja, tapi juga pacarnya Rangga?
9. Bisa Jadi, Rangga Harus Menunggu 12 Tahun Karena…..Jarak Jakarta-New York Lebih Dekat Daripada Jarak Jakarta-Bekasi
Bekasi? Hmmmm…..
5 tahun lalu, Cinta BBM Rangga:
“Rangga, sekarang aku pindah rumah ke Bekasi.”
“Wah, kalau ke sana aku harus urus visa lagi ya? Duh, kita ketemu 12 tahun lagi aja ya Cinta. Siapin tenaga sama duit dulu.”
10. Dulu Pakenya BBM Sih, Gak Pakai LINE…
Waktu masih pakai BBM, mana bisa?
Waktu masih pakai BBM, cari dan minta PIN-nya saja aku sulit. Bagaimana mau menghubungi? Untung sekarang ada “Find Alumni!”
11. Yeah Sabar ya Mbak Cinta, Cowok Emang Gitu…..
Yang sabar ya, Mb….
Cowok emang gitu, Mb. Sukanya ngilang tanpa kabar. Padahal ceweknya udah secantik Cinta ya? Mb Cinta sabar ya Mb. Yang kuat.
PESAN MORAL: KALAU PACARMU GAK NGUBUNGIN KAMU, GAK USAH SEDIH DULU. CINTA AJA DIBIARIN NUNGGU. SABAR…MUNGKIN 12 TAHUN LAGI
12. Atau Barangkali Benar Kata Puthut EA, Bahwa: “Cinta Memang Tak Pernah Tepat Waktu”
Cinta memang tak pernah tepat waktu
Detik tidak pernah melangkah mundur
tapi kertas putih itu tetap ada.
Waktu tidak pernah berjalan mundur
dan hari tidak pernah terulang.
Tetapi, pagi selalu menawarkan cerita yang baru.
Untuk semua pertanyaan yang belum sempat terjawab….
Rangga-Cinta, cinta kalian akan selalu abadi di hati kami. Langgeng-langgeng ya LDR-an nya! Please, segera bikin sekuel film pendek selanjutnya.
12 Alasan Mengapa Rangga Baru Menghubungi Cinta Setelah 12 Tahun (Hipwee.com)
"With a great power, comes a great responsibilities"I am personally agreed with that. Pointnya adalah setiap adanya kekuatan, kekuasaan, kelebihan, disitu pasti ada beban tanggung jawab yang harus diemban. My Dad also told me that in the very first time of my life a long ago. Sebuah tanggung jawab yang akan jauh membuatmu lebih kuat atau sebuah kekuatan yang akan membuatmu jauh lebih bertanggung jawab dari orang lain. He also told me that there is one thing that missing - No power comes without a price, bahkan untuk sebuah kekuasaan yang diperoleh seorang anak raja sekalipun. Always remember that you have to pay a certain amount of "something" to achieve a power. Entah itu Effort, time, money, even it is cost a half or so your life. There will be a price for achieve the power you need and you want. Harganya biasanya tidak sepadan dan bahkan lebih mahal daripada itu, how come? Cos you still have to pay the responsibilities that you hold once you get the power. Simple.
Power Price - Responsibilities
"Dont ask what you dont do. Ojo o njaluk opo si ga mbok lakokno"Itu kata-kata bijak yang gw dapet hari ini. Memberikan pemahaman tentang bagaimana mengontrol sebuah harapan dan pengharapan. Berharap boleh, tapi jangan berharap pada sesuatu yang ga lo lakukan atau lo ga berkontribusi dilamnya kenapa? Balik ke rumus bahwa "Semua yang diciptakan di dunia berpasang-pasangan" (Bukan cuman masalah manusia laki ama perempuan doang). Ga akan ada reaksi tanpa aksi, that's the point. Berharap akan ada sesuatu yang lebih tanpa di dahului effort? Dude please, dont hurt yourself with your own expectation!
Dont ask what you dont do
It is nothing special about being special, because being special means that you are all alone, the only one of your kind, no how many humans you are with, you are the only one.Quote hari ini, ga ada yang spesial dari menjadi seseorang yang terlahir spesial kecuali kutukan kesendirian yang dibawa sang empunya. Bahkan Sukarno selalu merasa sendirian dan lebih memilih sendirian dalam kesunyian, mendengarkan bisikan bisikan dan desiran yang tidak diucapkan oleh manusia. Membiarkan sang pencipta membelai lembut dan mengusap semua luka di raga dan jiwanya. Lalu apa yang spesial kalau pada akhirnya kamu sendirian? Hanya kamu yang dianugerahi pengetahuan dan pemahaman itu? Hanya kamu yang dibukakan pintu tabir yang tersibak diantara lautan manusia tidak berdaya. Kamu spesial, memang benar, tapi ada harga yang harus dibayar atas semua itu, you are the one of your kind, you are all alone -
Ditulis pada hari hujan diantara petir dan badai
Didapat ketika hari tenang pada malam tujuh ke sembilan
Nothing Special about being Special
One of my fav playlist that I'm never get bored with, Ariana Grande. Despite of her sexyness in the way she sang on clip, her voice was as good as it should. Hampir semua lagu yang dinyanyiin sama Ariana Grande, gw suka. On top of that, there is a two acustic song that I did loved most, the tittle say "The Way" and "Right there". Dalam versi non acousticnya, dua lagu ini emang bagus, but somehow, in acoustic mode, this two song is even better (I think).
Here you are!
Here you are!
(The Way - Acoustic Version)
(Right There - Acoustic Version)
Ariana Grande Acoustic (The Way and Right there)
People with Cheap life dont stand a chance against a good ending (bagi pemegang trisula, nyawa mereka tidak akan ada harganya)
Ini bukan masalah harga dari sebuah nyawa, tapi bagi mereka yang telah membunuh, tidak akan ada tempat lagi di dunia kecuali merubah segalanya. Some young do a reckless one, they do think that they still have much time to change, they dont realize that they actually in the dead line of their life phase. Die young sometimes be a better option for God to make but human will never understand, it is say that God is unfair. Even so, God knows everything, he is so wise than anything, once again humans lose to God in fair and square.
But why a good man also die faster just like a bad one? What makes you think that being good will eventually make you live longer? Not even a single things can make sure about the God decision. It is still up to him anyway. But again, Cheap life dont stand a chance, kalao lo cuman fooling around dan bahkan menyimpang dari jalan takdir lo sendiri, just get ready to be another slave for the trisula user. It is just another way of salvation from savior. So, dont regret it.
Ini bukan masalah harga dari sebuah nyawa, tapi bagi mereka yang telah membunuh, tidak akan ada tempat lagi di dunia kecuali merubah segalanya. Some young do a reckless one, they do think that they still have much time to change, they dont realize that they actually in the dead line of their life phase. Die young sometimes be a better option for God to make but human will never understand, it is say that God is unfair. Even so, God knows everything, he is so wise than anything, once again humans lose to God in fair and square.
But why a good man also die faster just like a bad one? What makes you think that being good will eventually make you live longer? Not even a single things can make sure about the God decision. It is still up to him anyway. But again, Cheap life dont stand a chance, kalao lo cuman fooling around dan bahkan menyimpang dari jalan takdir lo sendiri, just get ready to be another slave for the trisula user. It is just another way of salvation from savior. So, dont regret it.