Tampilkan postingan dengan label Hubungan dan Pasangan. Tampilkan semua postingan
Trend baru yang mulai gw alami adalah "terbiasa dengan bentuk surat romantis yang bernama -letter for my future husband-, mungkin gw juga akan buat sebuah surat romantis yang sama dengan judul "Dear My Future Wife" Haha - LOL. But anyway let's get back to bussiness, ini dia salah satu dari sekian banyak surat yang menurut gw cukup bagus, but I think it is too good to be true, gw secara personal masih percaya bahwa ada beberapa jenis dan golongan perempuan yang masih sebaik ini tapi dalam jumlah yang langka dan bahkan hampir punah. Anyway let's see the post
Jangan Takut Menikahiku. Apapun Jalan Ceritanya, Aku akan Bersyukur jadi Pendamping Hidupmu
Entah ada badai apa semalem gw mimpi sesuatu yang mungkin gw rasa agak aneh untuk dimimpikan, ini tentang masa depan. Gw selalu berandai andai kalau mimpi itu perwujudan tentang masa depan (ketika lo mimpi antara kisaran jam 2 Pagi sampai jam 5 atau sebelum adzan Shubuh). Hadist Nabi juga berkata demikian, ada tiga mimpi, satu datangnya dari Allah (Petunjuk), satu datangnya dari Syaitan, dan satu lagi datangnya dari diri Lo sendiri atau kekhawatiran lo.
Mimpi malam ini absurd, ketika datang dua gadis cantik parah dan keduanya ngejer gw sambil bilang "Lari dari takdir adalah sebuah kesia-siaan, sudah cukup main-mainnnya", It is weird. awalnya gw pikir mereka adalah pembunuh bayaran tapi setelah gw pikir pikir tafsir mimpinya ternyata bukan itu (at least that what I've think).
Side Effect gw berkata bahwa itu adalah cerminan sosial dan psikologis, disatu sisi mungkin gw ga aware lagi tentang "who is really get their affection to me" dan di sisi psikologis menjelaskan bahwa selama ini gw terlalu pengecut dan menahan diri (hesitated). Alam bawah sadar gw berontak dan menciptakan sebuah image dimana ada dua hal yang gw hindarin selama ini, "Lawan Jenis dan Tanggung Jawab", well, guess that make a sense. Sebenernya gw ga menghindarin keduanya tapi memang di bagian tanggung jawab gw miss karena management of time gw parah emang sih haha.
Tentang Hati, gw ga mau memberikan tahta hati pada perempuan sembarangan, I can get any girl, but sometimes what you get isn't what you need. Most of them just an ordinary, gw orangnya bosenan sama sesuatu yang biasa biasa aja. Believe it or not, dari dulu gw selalu suka cewe yang punya kualitas diatas gw, itu penyakit dari SD kayaknya haha. Tapi . . . Setelah gw melampaui cewe itu, ketertarikan gw hilang, I am affraid that this kind of things will also happen if I make any relationship with an ordinary girl. I need more than this and I am workin on it.
Gw rasa gw termasuk orang yang males, males buang buang waktu dan energi untuk hubungan yang ga penting dan nyampah nyampah. Seandainya lo bisa liat masa depan dan di masa depan mereka bahkan ga ngebantu lo balik, what will you do? Udah banyak pelajaran yang menggambarkan Tentang Hati. Bukan orang lain yang bertanggung jawab atas hatinya sendiri, jangan salahkan mereka yang melukai hati lo, tapi itu lo yang justru ga bisa melindungi hati lo sendiri, JANGAN BEGO!
Ada 3 hal yang saling melengkapi, Iman, Hati, dan Pikiran, diantara ketiganya yang paling lemah adalah hati, tapi diantara ketiganya pula yang paling kuat adalah hati, kebijaksanaan hanyalah milik hati, pikiran menuntut rasionalitas, dan iman menuntut kepercayaan penuh, tapi hanya hati yang bisa bijaksana.
Tentang Hati, we may meet the right girl at the wrong moment, we may meet the wrong girl at the right moment, and we can even meet the right girl at the right momen but in the wrong place. Tapi ini bukan masalah benar atau salah, Choose and Be wise Heart (Say The Brain), Lend only your half, so she could complete it with the other half, and then you may call it "US"
Mimpi malam ini absurd, ketika datang dua gadis cantik parah dan keduanya ngejer gw sambil bilang "Lari dari takdir adalah sebuah kesia-siaan, sudah cukup main-mainnnya", It is weird. awalnya gw pikir mereka adalah pembunuh bayaran tapi setelah gw pikir pikir tafsir mimpinya ternyata bukan itu (at least that what I've think).
Side Effect gw berkata bahwa itu adalah cerminan sosial dan psikologis, disatu sisi mungkin gw ga aware lagi tentang "who is really get their affection to me" dan di sisi psikologis menjelaskan bahwa selama ini gw terlalu pengecut dan menahan diri (hesitated). Alam bawah sadar gw berontak dan menciptakan sebuah image dimana ada dua hal yang gw hindarin selama ini, "Lawan Jenis dan Tanggung Jawab", well, guess that make a sense. Sebenernya gw ga menghindarin keduanya tapi memang di bagian tanggung jawab gw miss karena management of time gw parah emang sih haha.
Tentang Hati, gw ga mau memberikan tahta hati pada perempuan sembarangan, I can get any girl, but sometimes what you get isn't what you need. Most of them just an ordinary, gw orangnya bosenan sama sesuatu yang biasa biasa aja. Believe it or not, dari dulu gw selalu suka cewe yang punya kualitas diatas gw, itu penyakit dari SD kayaknya haha. Tapi . . . Setelah gw melampaui cewe itu, ketertarikan gw hilang, I am affraid that this kind of things will also happen if I make any relationship with an ordinary girl. I need more than this and I am workin on it.
Gw rasa gw termasuk orang yang males, males buang buang waktu dan energi untuk hubungan yang ga penting dan nyampah nyampah. Seandainya lo bisa liat masa depan dan di masa depan mereka bahkan ga ngebantu lo balik, what will you do? Udah banyak pelajaran yang menggambarkan Tentang Hati. Bukan orang lain yang bertanggung jawab atas hatinya sendiri, jangan salahkan mereka yang melukai hati lo, tapi itu lo yang justru ga bisa melindungi hati lo sendiri, JANGAN BEGO!
Ada 3 hal yang saling melengkapi, Iman, Hati, dan Pikiran, diantara ketiganya yang paling lemah adalah hati, tapi diantara ketiganya pula yang paling kuat adalah hati, kebijaksanaan hanyalah milik hati, pikiran menuntut rasionalitas, dan iman menuntut kepercayaan penuh, tapi hanya hati yang bisa bijaksana.
Tentang Hati, we may meet the right girl at the wrong moment, we may meet the wrong girl at the right moment, and we can even meet the right girl at the right momen but in the wrong place. Tapi ini bukan masalah benar atau salah, Choose and Be wise Heart (Say The Brain), Lend only your half, so she could complete it with the other half, and then you may call it "US"
Tentang Hati (Satu)
"Kalau udah nemu yang bagus, mulai aja operasi gerilya nya"
"Wah sama aja dong nanti jadi pacaran? D
"Beda! Kalau lu udah nemuin emas murni jangan terus lu gosok -__-"
"Terus gimana dong?" D
"Amati pelan pelan, tunjukin kalau lo cowo baik-baik yang punya potensi dimasa depan, potensi yang ga mengecewakan, itulah kenapa hakikat hubungan sebenarnya memperbaiki diri"
"Hm . . . ini maksudnya gimana? D
"Jadi single, pahami diri lo, potensi-potensi dan star yang ada di dalam diri lo misalnya ya body lo gede tapi ga atletis, walau kurang romantis tapi lo sporty, walau kurang pinter tapi lo mau belajar dst. Dengan memahami, menerima dan mencintai diri sendiri, lu bisa mencintai orang lain dengan lebih. Ga mungkin dong lu ngomong ke cewe lo "Sayang kamu gendutan deh sekarang, diet dong biar cantik" tapi lo sendiri nya kayak gentong, yang ada cewe lo bilang "Ngaca dong yang, gentong jangan dimasukin ke dalem baju gitu, berat yang"
"Bruakkakak itu mah senjata makan tuan" D
"Yap sederhana banget kan? Kalau lu tau potensi lu dan lu gali sedalem-dalemnya sampe akhirnya lo bertransformasi jadi cowok langka yang multi talenta, pasti cewe yang jadi pasangan lo juga suka dan percaya deh ama omongan lo, "yang aku juga bisa diet yang, masa kamu engga? Ayo aku bantu ya?"- "Oke sayang"
"Sesimple itu? D
"Sederhananya jarang ada cewe yang nolak kalau cowok kayak brad pitt lagi ngomong haha"
"Terus masalah yang engga pacaran itu? D
"Kalau lu udah nemu harta karun lo sendiri segera kapling tempatnya, jangan sampe kedahuluan"
"Caranya? D
"Lu ngomong ama dia"
"Wah nembak dong, jadi pacaran juga" D
"Heeeh ga gitu juga, dengerin sampe tuntas makanya, Lu State ke dia dengan cara lo sendiri bahwa lo suka dan serius ama dia, terus tunjukin ke dia bahwa lo punya masa depan, sama aja lamaran sih tapi lu lamar ceweknya dulu, lu jangan tanya dia suka ama lo atau engga apalagi pertanyaan "Jadian Yuk". Lo bilang ke dia bahwa ada baiknya kita sama-sama jalanin kehidupan kita masing-masing dulu atau menjalin hubungan tanpa status.
"Heeeeh gitu ya? D
"Ya, kalau ga ada status lu juga jangan macem-macem, lempeng aja, tunjukin ke dia kalau lu itu cowok setia, bertanggung jawab, bisa diandalkan dan bla bla bla, tunjukin senyatanya ya bukan sandiwara, biarin dia Taarufin lo juga, biar dia liat dari jauh siapa lo, kalo dia positif langsung aja tag ke orang tuanya ga pake lama. Lamar aja dulu, nikahnya nanti 5 tahun lagi juga ga apa-apa"
"Lama amat 5 tahun" D
"Perumpamaan, perumpamaan, yang penting lu lamar dia dulu aja nikahnya sambil nunggu lu punya kerja atau bisa seenggaknya ngehidupin dia itu sih prisip pernikahan menurut gw"
"Trus trus? D
"Ya ga terus-terus beh, lu perbaikin tuh kurang-kurangnya diri lo sambil lu pesen ke dia bahwa Saham dia udah di obligasiin ke lo jadi dia juga harus jaga diri, dia juga boleh liat-liat dan mungkin kasih saran ke lo tentang apa-apa yang bisa lo perbaikin dan sebaliknya, singkatnya ada jarak yang membuat kalian lebih objektif dan kondusif dalam berhubungan."
"Oke oke, itu ga pacaran ya? D
"Engga lah, lo tau ga sih prisip dimensi "Paralel yang mungkin terjadi saat pacaran?
"Wah gimana lagi tuh? D
"Liat banyak orang yang gagal nikah padahal mereka udah pacaran lama?
"Iya terus hubungannya apa? D
"Mereka terjebak dalam dimensi paralel yang terjadi akibat pacaran"
"Duh apalagi tuh? D
"Dimensi paralel itu sama kek tadi misalnya lu tau kurangnya pasangan dan ternyata kurangnya juga bukan cuman itu aja dan bahkan ada banyaaaaak lagi dibelakangnya. Hubungan yang tadinya baik eh paralel ke hubungan yang membosankan dan bahkan menyakitkan. Bukan cuman itu aja, hal ini juga bisa terjadi saat lu udah nemuin kapling harta karun lo bray, harusnya kalau lu lempengin tanpa pacaran lu bisa seri sampe nikah tapi karena lu putusin buat pacaran dulu konsep hubungan yang belom matang malah jadi arena yang ngerusak hubungan lo sama pasangan. Yang harusnya lu bisa bahagia pas udah nikah malah rusak karena lu udah ngebet pengen punya pasangan.
"Wah ribet juga ya? D
"Ya itu karena konsep pernikahan bukan hanya masalah mampu finansial tapi mampu secara agama dan iman sih, mengerti bahwa pasangan itu bukan tanpa kekurangan tapi justru karena ada kekurangan itu mereka bisa saling melengkapi dan belajar memperbaiki diri satu sama lain. Dengan adanya komitmen pernikahan hubungan jadi lebih jelas dan sehat, lu juga ga bisa main putus karena sesuatu yang telah disatukan oleh Allah tidak bisa dipisahkan oleh manusia alias hanya bisa dipisahkan oleh Allah yakni maut"
"Widih cakep" D
"Wah sama aja dong nanti jadi pacaran? D
"Beda! Kalau lu udah nemuin emas murni jangan terus lu gosok -__-"
"Terus gimana dong?" D
"Amati pelan pelan, tunjukin kalau lo cowo baik-baik yang punya potensi dimasa depan, potensi yang ga mengecewakan, itulah kenapa hakikat hubungan sebenarnya memperbaiki diri"
"Hm . . . ini maksudnya gimana? D
"Jadi single, pahami diri lo, potensi-potensi dan star yang ada di dalam diri lo misalnya ya body lo gede tapi ga atletis, walau kurang romantis tapi lo sporty, walau kurang pinter tapi lo mau belajar dst. Dengan memahami, menerima dan mencintai diri sendiri, lu bisa mencintai orang lain dengan lebih. Ga mungkin dong lu ngomong ke cewe lo "Sayang kamu gendutan deh sekarang, diet dong biar cantik" tapi lo sendiri nya kayak gentong, yang ada cewe lo bilang "Ngaca dong yang, gentong jangan dimasukin ke dalem baju gitu, berat yang"
"Bruakkakak itu mah senjata makan tuan" D
"Yap sederhana banget kan? Kalau lu tau potensi lu dan lu gali sedalem-dalemnya sampe akhirnya lo bertransformasi jadi cowok langka yang multi talenta, pasti cewe yang jadi pasangan lo juga suka dan percaya deh ama omongan lo, "yang aku juga bisa diet yang, masa kamu engga? Ayo aku bantu ya?"- "Oke sayang"
"Sesimple itu? D
"Sederhananya jarang ada cewe yang nolak kalau cowok kayak brad pitt lagi ngomong haha"
"Terus masalah yang engga pacaran itu? D
"Kalau lu udah nemu harta karun lo sendiri segera kapling tempatnya, jangan sampe kedahuluan"
"Caranya? D
"Lu ngomong ama dia"
"Wah nembak dong, jadi pacaran juga" D
"Heeeh ga gitu juga, dengerin sampe tuntas makanya, Lu State ke dia dengan cara lo sendiri bahwa lo suka dan serius ama dia, terus tunjukin ke dia bahwa lo punya masa depan, sama aja lamaran sih tapi lu lamar ceweknya dulu, lu jangan tanya dia suka ama lo atau engga apalagi pertanyaan "Jadian Yuk". Lo bilang ke dia bahwa ada baiknya kita sama-sama jalanin kehidupan kita masing-masing dulu atau menjalin hubungan tanpa status.
"Heeeeh gitu ya? D
"Ya, kalau ga ada status lu juga jangan macem-macem, lempeng aja, tunjukin ke dia kalau lu itu cowok setia, bertanggung jawab, bisa diandalkan dan bla bla bla, tunjukin senyatanya ya bukan sandiwara, biarin dia Taarufin lo juga, biar dia liat dari jauh siapa lo, kalo dia positif langsung aja tag ke orang tuanya ga pake lama. Lamar aja dulu, nikahnya nanti 5 tahun lagi juga ga apa-apa"
"Lama amat 5 tahun" D
"Perumpamaan, perumpamaan, yang penting lu lamar dia dulu aja nikahnya sambil nunggu lu punya kerja atau bisa seenggaknya ngehidupin dia itu sih prisip pernikahan menurut gw"
"Trus trus? D
"Ya ga terus-terus beh, lu perbaikin tuh kurang-kurangnya diri lo sambil lu pesen ke dia bahwa Saham dia udah di obligasiin ke lo jadi dia juga harus jaga diri, dia juga boleh liat-liat dan mungkin kasih saran ke lo tentang apa-apa yang bisa lo perbaikin dan sebaliknya, singkatnya ada jarak yang membuat kalian lebih objektif dan kondusif dalam berhubungan."
"Oke oke, itu ga pacaran ya? D
"Engga lah, lo tau ga sih prisip dimensi "Paralel yang mungkin terjadi saat pacaran?
"Wah gimana lagi tuh? D
"Liat banyak orang yang gagal nikah padahal mereka udah pacaran lama?
"Iya terus hubungannya apa? D
"Mereka terjebak dalam dimensi paralel yang terjadi akibat pacaran"
"Duh apalagi tuh? D
"Dimensi paralel itu sama kek tadi misalnya lu tau kurangnya pasangan dan ternyata kurangnya juga bukan cuman itu aja dan bahkan ada banyaaaaak lagi dibelakangnya. Hubungan yang tadinya baik eh paralel ke hubungan yang membosankan dan bahkan menyakitkan. Bukan cuman itu aja, hal ini juga bisa terjadi saat lu udah nemuin kapling harta karun lo bray, harusnya kalau lu lempengin tanpa pacaran lu bisa seri sampe nikah tapi karena lu putusin buat pacaran dulu konsep hubungan yang belom matang malah jadi arena yang ngerusak hubungan lo sama pasangan. Yang harusnya lu bisa bahagia pas udah nikah malah rusak karena lu udah ngebet pengen punya pasangan.
"Wah ribet juga ya? D
"Ya itu karena konsep pernikahan bukan hanya masalah mampu finansial tapi mampu secara agama dan iman sih, mengerti bahwa pasangan itu bukan tanpa kekurangan tapi justru karena ada kekurangan itu mereka bisa saling melengkapi dan belajar memperbaiki diri satu sama lain. Dengan adanya komitmen pernikahan hubungan jadi lebih jelas dan sehat, lu juga ga bisa main putus karena sesuatu yang telah disatukan oleh Allah tidak bisa dipisahkan oleh manusia alias hanya bisa dipisahkan oleh Allah yakni maut"
"Widih cakep" D
"Cari bibit bebet bobot bunga yang bagus kalo udah nemu di tag aja tapi jangan diambil dulu, biar akarnya panjang dulu menyerap semua pengalaman, biar batangnya kuat dulu menahan semua beban, biar daunya berkembang dulu memahami arti Hubungan dan Tuhan, biar kan cahaya iman mengalir dulu sampai akhirnya bunganya mekar, jangan dipetik! Peliharalah dia dengan baik di kebun terindah, seindah dia akan menghiasi taman rumahmu bagai surga nantinya, bermekaran-semerbak wanginya, bunga indah yang hanya satu-satunya, dan kamulah pemiliknya, hingga akhirnya bibit-bibit baru bermekaran, terbang terbawa angin dan menjadi bunga dandelion yang baru menghiasi indahnya dunia, sungguh sebuah hakikat yang indah, seindah bunga dandelion"
"Biarkan aku mekar, karena mekarku hanya sekali"
Dandelion